Scroll to Continue
BeritaHukum & Kriminal

Anak Selebriti Diduga Lakukan Perundungan dan Kekerasan di SMA Binus, Ini Tanggapan Vincent Rompies dan Orang Tua Lainnya

147
×

Anak Selebriti Diduga Lakukan Perundungan dan Kekerasan di SMA Binus, Ini Tanggapan Vincent Rompies dan Orang Tua Lainnya

Sebarkan artikel ini
Anak Selebriti Diduga Lakukan Perundungan dan Kekerasan di SMA Binus, Ini Tanggapan Vincent Rompies dan Orang Tua Lainnya

JURNALMEDIA.ID – Perundungan dan kekerasan di kalangan pelajar bukanlah hal baru di Indonesia. Namun, kasus ini menjadi semakin menarik perhatian publik ketika pelakunya adalah anak-anak selebriti, yang seharusnya menjadi contoh bagi generasi muda. Salah satu kasus yang baru-baru ini menjadi viral adalah perundungan dan kekerasan yang diduga dilakukan oleh anak-anak selebriti, termasuk anak komedian Vincent Rompies, terhadap seorang siswa SMA Binus di Jakarta. Korban mengalami luka-luka akibat dipukul dan disundut rokok oleh para pelaku. Kasus ini menjadi viral setelah korban mengunggah video dan foto bukti ke media sosial. Polisi telah memanggil para pelaku dan orang tua mereka untuk dimintai keterangan. Sekolah juga telah memberikan sanksi kepada para pelaku sesuai dengan aturan sekolah. Artikel ini akan membahas lebih lanjut tentang kasus ini, termasuk tanggapan dari Vincent Rompies dan beberapa selebriti lain yang anaknya terlibat dalam kasus ini.

BACA JUGA :   Kodim 0613 Ciamis Resmikan 44 Pasutri Secara Administratif Negara

Kronologi Kasus Perundungan dan Kekerasan di SMA Binus

Kasus perundungan dan kekerasan ini terjadi pada Senin, 12 Februari 2024 di SMA Binus di Jakarta. Korban adalah seorang siswa kelas 11 bernama R (inisial), yang merupakan teman sekelas dari salah satu pelaku. Menurut keterangan korban, ia menjadi sasaran perundungan dan kekerasan karena ia tidak mau mengikuti perintah para pelaku untuk membelikan rokok dan minuman keras. Korban juga mengaku sering mendapat ejekan dan ancaman dari para pelaku.

Scrool to Continue
Scrool to Continue

Pada hari kejadian, korban dipanggil oleh salah satu pelaku, yang merupakan anak dari komedian Vincent Rompies, ke ruang kelas. Di sana, korban disambut oleh empat pelaku lainnya, yang juga merupakan anak-anak selebriti, seperti anak dari penyanyi, aktor, dan presenter. Para pelaku kemudian memukuli korban secara bergantian, sambil merekam aksinya dengan ponsel. Korban juga disundut rokok di bagian tubuhnya, seperti tangan, leher, dan wajah. Korban mengalami luka-luka, memar, dan bengkak akibat perlakuan para pelaku.

BACA JUGA :   Meski Libur Lebaran, Warga Majalengka Bisa Bayar Pajak Kendaraan Lewat Ini

Setelah kejadian, korban langsung melapor ke guru dan kepala sekolah. Ia juga mendapat perawatan medis di rumah sakit. Korban kemudian mengunggah video dan foto bukti ke media sosial, yang kemudian menjadi viral dan mendapat simpati dari banyak netizen. Banyak netizen yang mengutuk tindakan para pelaku dan mendesak agar mereka dihukum sesuai dengan hukum yang berlaku. Kasus ini juga menarik perhatian polisi, yang langsung melakukan penyelidikan dan pemanggilan terhadap para pelaku dan orang tua mereka.

Tanggapan Vincent Rompies dan Orang Tua Lainnya

Sebagai orang tua dari salah satu pelaku, Vincent Rompies mengaku menyesal dan meminta maaf atas perbuatan anaknya. Ia juga mengatakan akan mendidik anaknya agar tidak mengulangi kesalahan tersebut. Ia berharap agar kasus ini dapat diselesaikan secara kekeluargaan dan tidak berlarut-larut. Ia juga menghormati proses hukum yang sedang berjalan dan siap mengikuti segala konsekuensinya.

BACA JUGA :   Polres Pangandaran Siapkan 4 Bus Mudik Gratis, Ini Rute Tujuannya

Selain Vincent Rompies, beberapa selebriti lain yang anaknya terlibat dalam kasus ini juga memberikan tanggapan mereka. Mereka mengaku terkejut dan tidak menyangka bahwa anak-anak mereka dapat melakukan hal seperti itu. Mereka juga mengaku telah memberikan pendidikan yang baik kepada anak-anak mereka dan tidak pernah mengetahui adanya masalah di sekolah. Mereka juga meminta maaf kepada korban dan keluarganya, serta berjanji akan memberikan bantuan dan dukungan kepada anak-anak mereka.