Pangandaran, JurnalMedia – Olahraga bukan sekadar cara menjaga kebugaran tubuh. Bagi kelompok lanjut usia, aktivitas fisik juga berperan dalam mempertahankan fungsi otak, menjaga kondisi mental, serta membantu mereka tetap mandiri dalam menjalankan aktivitas sehari-hari.
Hal itu menjadi bagian dari edukasi kelompok geriatri yang digelar RSUD Pandega Pangandaran bersama Prolanis Puskesmas Pangandaran. Kegiatan tersebut menggabungkan edukasi kesehatan, latihan fisik, dan penerapan pola hidup sehat bagi para lansia.
Manajemen RSUD Pandega Pangandaran mengatakan kegiatan itu ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan sekaligus kualitas hidup lansia melalui aktivitas fisik yang aman dan terukur.
“Kegiatan edukasi kelompok geriatri ini dilaksanakan sebagai upaya meningkatkan pengetahuan dan kualitas hidup para lansia melalui aktivitas fisik, edukasi kesehatan, serta penerapan pola hidup sehat,” ujar manajemen RSUD Pandega Pangandaran dalam keterangan resminya.
Dalam kegiatan itu, tim medis memberikan demonstrasi mengenai latihan fisik dan fisioterapi yang dapat dilakukan lansia. Salah satu materi yang diberikan berupa latihan fleksibilitas sendi dan penguatan otot dengan menggunakan alat bantu sederhana, seperti kain.
Latihan tersebut ditujukan untuk mempertahankan kemampuan gerak dan mobilitas lansia. Dengan tubuh yang tetap aktif, lansia diharapkan dapat menjalankan aktivitas sehari-hari secara lebih mandiri sekaligus mengurangi risiko kekakuan gerak.
Edukasi tidak berhenti pada latihan fisik. Para peserta juga mendapatkan pengisian kartu penilaian risiko stroke. Langkah ini menjadi bagian dari upaya mengenali faktor risiko kesehatan sejak dini.
Tim medis juga memberikan panduan mengenai konsultasi fisioterapi secara rutin di rumah sakit. Konsultasi diperlukan agar latihan yang dilakukan lansia dapat disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan masing-masing.
Kolaborasi antara RSUD Pandega Pangandaran dan Prolanis Puskesmas Pangandaran diharapkan tidak hanya mendorong lansia memiliki kondisi fisik yang lebih sehat. Program tersebut juga diarahkan untuk menjaga kemandirian dan mendorong lansia tetap aktif serta produktif di tengah kehidupan masyarakat. (*)






