Jalan Nasional di Pangandaran Kerap Tergenang Air

  • Bagikan

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Ruas jalan raya Nasional di Dusun Giri Setra RT 02 RW 02 Desa Kalipucang, Kecamatan Kalipucang, Kabupaten Pangandaran terus tergenang air.

Jalan tersebut merupakan akses jalan raya utama dari Cilacap, Jawa tengah maupun Bandung menuju objek wisata Pangandaran.

Sedangkan, adanya genangan air hujan di jalan raya Nasional tersebut sejumlah kendaraan bermotor mati akibat mesin terendam air.

Selain itu, genangan air juga masuk ke halaman beberapa rumah warga yang berada di samping jalan. Sehingga, hal tersebut menjadi keluhan warga.

Satu warga setempat, Aan Anadi (67) mengatakan, air yang menggenang ruas jalan ini sudah ada sekitar dua Minggu kebelakang.

BACA JUGA :   Tahap Pengerjaan Capai 98 Persen, Fly Over Kopo Bakal Resmi Digunakan Agustus Mendatang

“Dari tadi, banyak motor-motor yang mati. Tadi pagi juga, Saya lihat sudah ada 2 motor yang mati dan berhenti di depan rumah (tetangganya),” ujar Aan, Kamis 15 September 2022 siang.

Setelah pembuangan air ke kolam ditutup, kata Ia, setiap musim hujan intensitas kecil ataupun besar, ruas jalan raya tersebut selalu tergenang.

“Karena mungkin, untuk penyerapannya di sini sangat susah sekali,” katanya.

Menurutnya, panjang ruas jalan raya nasional yang tergenang air itu ada sekitar 15 meter dengan tinggi genangan sekitar 40 sampai 50 centimeter.

“Apalagi kalau hujan besar, bisa mencapai 1 meteran. Kalau hujan seperti hari sekarang, kan hanya cuman gerimis saja tidak terlalu besar,” ucapnya.

BACA JUGA :   Wagub Jabar Resmi Lantik Penjabat Bupati Bekasi Dani Ramdan

Aan berharap, supaya tidak selalu tergenang air hujan, Pemerintah terkait secepatnya membuat selokan pembuangan air.

“Karena, kalau tidak dibuat selokan, berlarut-larut tidak akan ada pembuangannya,” kata Aan.

Sementara satu pengendara sepeda motor di Pangandaran, Jay mengaku motornya mogok karena melewati jalan raya yang tergenang banjir.

“Busi motornya kena, mati, karena disitu airnya cukup besar mungkin karena saluran selokannya enggak ada,” pungkasnya. (Bill)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.