Berita

Ketahanan Pangan: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Desa Berkelanjutan

273
×

Ketahanan Pangan: Mendorong Pertumbuhan Ekonomi Melalui Program Desa Berkelanjutan

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Pengembangan ketahanan pangan telah menjadi fokus utama di berbagai wilayah di Indonesia, termasuk di Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Dalam upaya memajukan perekonomian dan mewujudkan ketahanan pangan, pemerintah desa di Kabupaten Pangandaran telah menerima alokasi dana desa (DD) dari pusat. Dana tersebut, yang mencakup 20 persen dari total alokasi, digunakan untuk mengimplementasikan program ketahanan pangan di berbagai desa, salah satunya yang dilakukan Desa Cibogo, Kecamatan Padaherang.

Kepala Desa Cibogo, Ayim Karsim, mengungkapkan bahwa alokasi dana desa sebesar 20 persen digunakan untuk menggerakkan program ketahanan pangan di wilayah tersebut. Untuk memastikan keberhasilan program ini, desa telah melakukan koordinasi dan komunikasi yang intensif dengan masyarakat melalui forum musyawarah perencanaan pembangunan desa (musrenbangdes).

“Keputusan ini diambil setelah melalui diskusi mendalam yang melibatkan warga masyarakat. Hasilnya, rencana program ketahanan pangan disepakati dan didukung oleh seluruh elemen masyarakat,” ujarnya.

Dalam upaya mewujudkan ketahanan pangan, kata dia, Desa Cibogo menggunakan dana desa untuk beberapa kegiatan kunci. Salah satu di antaranya adalah pembangunan kolam perikanan. Kolam ini diharapkan dapat menjadi sumber pangan proteinik yang berkelanjutan bagi masyarakat.

BACA JUGA :  DPC Demokrat Ciamis Lakukan Roadshow Ke Sejumlah Elemen Masyarakat, Salah Satunya ke Anggota Koperasi P2APC

“Proses pembangunan kolam dilakukan melalui tahapan koordinasi dan persetujuan bersama dengan warga. Benih ikan dan pakan ikan juga telah dipersiapkan dengan matang guna menunjang keberhasilan program ini” katanya.

Selain itu, Desa Cibogo juga fokus pada pemeliharaan kambing sebagai sumber pangan alternatif. Karsim menjelaskan bahwa keputusan ini didasarkan pada pengalaman kurang positif pada tahun 2012, di mana program serupa tidak memberikan hasil yang diharapkan.

“Untuk memastikan kesuksesan program pemeliharaan kambing kali ini, desa Cibogo melibatkan warga dalam tahap perencanaan. Dengan melibatkan seluruh elemen masyarakat, program ini diharapkan akan berkembang dengan baik dan memberikan dampak yang positif pada ketahanan pangan desa,” jelas Karsim.

Karsim menekankan pentingnya kolaborasi antara pemerintah desa dan warga dalam program-program ketahanan pangan. Melalui musyawarah dan kesepakatan bersama, langkah-langkah strategis dapat diambil untuk mewujudkan tujuan ini.

BACA JUGA :  Usai Jalani Pembinaan Selama 3 Tahun, Seorang Napiter Dinyatakan Bebas

“Kolam ikan dan pemeliharaan kambing hanyalah contoh dari berbagai inisiatif yang dapat diambil oleh desa Cibogo. Dengan partisipasi aktif warga, pelaksanaan program ini dapat berjalan lebih efektif dan berkelanjutan,” ungkapnya.

Kegiatan yang dilakukan oleh desa Cibogo merupakan langkah positif dalam mendorong ketahanan pangan dan pertumbuhan ekonomi. Melalui alokasi dana desa yang tepat sasaran dan partisipasi aktif masyarakat, desa Cibogo berpotensi menjadi contoh bagi wilayah lainnya. Pengalaman masa lalu, seperti pada tahun 2012, telah menjadi pelajaran berharga bagi desa ini untuk lebih bijaksana dalam merencanakan dan mengimplementasikan program-program ketahanan pangan di masa mendatang.

Dengan demikian, melalui program ketahanan pangan yang solid dan terencana dengan baik, desa Cibogo diharapkan dapat mengatasi tantangan pangan dan memperkuat ekonomi lokalnya secara berkelanjutan.

Penulis : Ntang