Kisruh Setelah Laga Sepak Bola Arema FC VS Persebaya, 127 Korban Meninggal

  • Bagikan

JATIM, JURNALMEDIA.ID – Sebanyak 127 korban meninggal akibat kisruh setelah laga sepak bola Arema FC VS Persebaya yang berlangsung di Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu 1 Oktober 2022.

Dari data yang dihimpun, 127 itu dirawat terpisah di rumah sakit terpisah di Malang meliputi RS Wafa Husada 101 korban, RS Teja 34 korban, RSSA 2 korban, Klinik Sakavila 4 korban, RS Hasta Husada 4 korban, RS Mitra Delima 4 korban, dan RS Madiva Husada 4 korban.

Sementara korban luka ringan dan berat juga tersebar di beberapa rumah sakit terdekat dari stadion.

Korban meninggal dunia di antaranya Polisi, pendukung Arema FC dan Persebaya FC yang kini masih proses pendataan.

BACA JUGA :   Wabup Yana Hadiri Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW

Sedangkan dua anggota Polisi yang meninggal Brigadir Andik dari Polres Tulungagung dinas di Polsek Sumbergempol dan Briptu Fajar dari Polres Trenggalek.

Kisruh bermula dari laga yang berlangsung panas dengan hasil skor 2-3. Kekalahan Arema membuat suporter tidak terima dan memasuki area lapangan hijau. Saat kerusuhan terjadi, polisi menembak gas air mata setelah para supporter masuk ke area lapangan dengan jumlah semakin banyak dan beringas.

Beruntung pemain Persebaya Surabaya langsung meninggalkan lokasi menggunakan empat mobil Polri, barracuda. Kerusuhan makin besar dimana sejumlah flare dilemparkan termasuk benda-benda lainnya.

Petugas keamanan gabungan TNI-Polri kuwalahan mengatasi amukan suporter yang jumlahnya begitu banyak.

Demikian tenaga medis juga kewalahan melayani suporter yang pingsan dan sesak nafas akibat tembakan gas air mata. (Kiki Masduki)

BACA JUGA :   Jokowi Ucapkan Bela Sungkawa Atas Kepergian Putra Sulung Gubernur Jawa Barat
  • Bagikan