Pemandu Body Rafting di Cimerak Pangandaran Dikabarkan Tenggelam, Begini Kronologinya

  • Bagikan

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Kabar duka menyelimuti kelurga besar pemandu di objek wisata Body Rafting yang Pasir Sereh Dusun Patrol Rt 006 Rw. 002 Desa Sukajaya, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat atas tenggelamnya salah satu pemandu bernama Abul Rohman.

Peristiwa nahas tersebut ketika korban warga Dusun Cikijing RT 29/06, Desa Sindangsari, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran itu tengah memandu satu rombongan mahasiswa KKN pada Selasa 06 September 2022 sekira pukul 15.00 WIB.

Berdasarkan informasi yang diterima, pada Selasa 05 September 2022 sekira pukul 14.00 WIB rombongan dari KKN mahasiswa Universitas Muhamadiyah Tasikmalaya mengadakan body rafting sebanyak 14 orang dengan didampingi oleh korban.

BACA JUGA :   Harbunas ke -51 Tingkat Kabupaten Bogor, Ini Harapan Plt. Bupati Bogor

Sebelum kejadian, korban sempat memberikan arahan kepada 14 mahasiswa tersebut sebelum memulai body rafting agar berhati – hati dalam pelaksanaan body rafting tersebut dan memberitahukan titik – titik mana saja yang berbahaya.

Kemudian, sewaktu pelaksanaan body rafting tersebut beberapa mahasiswa berada di depan dekat dengan korban, kemudian sewaktu menemui terjunan air sebanyak 3 titik pada waktu itu korban berada di depan sudah di posisi terjunan air yang ketiga yang mana terjunan air yang ketiga tersebut terjunan yang besar dan berbahaya serta curam dan di bawahnya terdapat pusaran air.

Diketahui pada waktu memandu korban menggunakan pelampung pemandu yang kecil hanya depan dan belakangnya saja serta pada waktu itu korban tidak menggunakan pengaman berupa webing (tali).

BACA JUGA :   Seorang Janda di Pangandaran Rutin Santuni Yatim Piatu

Menurut saksi mata yang enggan disebutkan namanya, dirinya sempat melihat korban berada di posisi terjunan air yang ke 3 dengan posisi sedang memegang batu.

“Namun tidak begitu lama hanya beberapa detik korban langsung hilang diduga tenggelam, setelah itu mahasiswa yang lainnya langsung naik ke darat dan kembali ke posko body rafting pasir sereh untuk melaporkan kejadian tersebut,” terangnya melalui pesan whatsapp, Rabu 07 September 2022.

Kata dia, pihak kepolisian sektor Cimerak dan tim SAR serta warga setempat sempat melakukan pencarian hingga pukul 22.50 WIB.

“Lantaran situasi tidak memungkinkan dan cuaca turun hujan sehingga pencarian dihentikan dan dilanjutkan hari ini Rabu 07 September pada pukul 08.00 WIB,” pungkasnya. (dry)

BACA JUGA :   10 Parpol di Pangandaran yang Harus Melakukan Perbaikan Dokumen Persyaratan

 

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.