Kesehatan

RSUD Pandega Gandeng Damkar Pangandaran Gelar In House Training Penanggulangan Kebakaran

71
×

RSUD Pandega Gandeng Damkar Pangandaran Gelar In House Training Penanggulangan Kebakaran

Sebarkan artikel ini
RSUD Pandega Gandeng Damkar Pangandaran Gelar In House Training Penanggulangan Kebakaran. Foto: doc.Pandega/JM

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – RSUD Pandega Pangandaran melaksanakan kegiatan In House Training Penanggulangan Kebakaran yang bekerja sama dengan Satuan Polisi Pamong Praja dan Pemadam Kebakaran Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Selasa, 12 Juni 2024.

Kegiatan In House Training ini dihadiri oleh Kasat Pol PP Drs. Dedih Rakhmat, M. Si, dan Sekretaris Satpol PP Dadan Sugistha, S.T., M.M serta Septian Agriatna, S.T. selaku narasumber yang memberikan materi terkait penanggulangan bencana.

Kebakaran adalah salah satu jenis keadaan darurat yang berpotensi menjadi bencana. Bisa terjadi di mana saja dan kapan saja. Kebakaran bisa terjadi karena faktor kelalaian dan kesengajaan. Karenanya, perlu ada kesadaran mengenai upaya pencegahan saat mengetahui potensi terjadinya kebakaran.

BACA JUGA :  Lahirkan Generasi Sehat Bebas Tuberkulosis, Dinkes Bogor Perkuat Layanan TBC di seluruh Fasyankes

Kegiatan In House Training Penanggulangan kebakaran ini digelar bertujuan untuk mengedukasi para pegawai tentang penanggulangan kebakaran.

Langkah tersebut sangat diperlukan sebagai bentuk pencegahan terjadinya kebakaran sekaligus meminimalisir kerugian materi maupun korban jiwa akibat kebakaran. Meningkatkan kedisiplinan dan rasa tanggung jawab pegawai pun menjadi salah satu hal agar kebakaran tidak terjadi.

Perlu diperhatikan juga pengawasan terhadap bahan-bahan berbahaya yang mudah terbakar serta adanya standar prosedur yang jelas pada setiap pekerjaan dan peralatan kerja yang dipakai.

Alat pemadam kebakaran baik itu berupa Alat Pemadan Api Ringan (APAR) ataupun Hydrant yang tersedia juga harus selalu dalam kondisi baik dan siap digunakan kapanpun.

Hal penting yang perlu diingat saat terjadi kebakaran adalah tidak panik dan berusaha untuk berfikir cepat saat mengetahui adanya api yang membahayakan.

BACA JUGA :  Meriahkan HUT PPNI Ke-50, RSUD Pandega Bagikan Takjil dan Bunga Kepada Pasien

Dengan adanya para pegawai yang sudah terlatih dan siap siaga akan kebakaran ini membuat pasien dan seluruh pengunjung merasa aman. Fasilitas sarana dan rasarana terjaga baik, serta pelayanan bisa diberikan dengan optimal. (**)