Scroll to Continue
Kesehatan

RSUD Pandega Pangandaran Tetap Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

68
×

RSUD Pandega Pangandaran Tetap Siaga 24 Jam Selama Libur Lebaran

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Pangandaran, sebuah destinasi wisata yang terkenal dengan keindahan pantainya, seringkali menjadi tujuan utama para wisatawan saat momen libur panjang, seperti hari raya Lebaran. Namun, dalam keramaian pengunjung tersebut, tidak jarang kecelakaan atau kejadian darurat kesehatan dapat terjadi. Untuk itu, penting bagi pengunjung untuk mengetahui layanan kesehatan yang tersedia di Kabupaten Pangandaran selama libur panjang.

Meskipun suasana liburan, Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Pandega Pangandaran tetap siap melayani kebutuhan kesehatan masyarakat, baik penduduk lokal maupun wisatawan.

Direktur RSUD Pandega, dr. Hj Titi Sutiamah MM, menegaskan bahwa rumah sakit ini siap menerima rujukan pasien dari dalam maupun luar Pangandaran, termasuk wisatawan yang membutuhkan perawatan kesehatan.

BACA JUGA :   Mengenal GERD, Penyebab dan Cara Menghindarinya

“Kan si pasien bisa melalui umum maupun BPJS Kesehatan,” ujar Titi saat diwawancarai, Senin 1 April 2024 malam.

Begitu juga dengan pengunjung yang mengalami kecelakaan laut di objek wisata pantai, kata Titi, dengan bukti tiket masuk ke objek wisata berikut asuransi, bisa mendapat pelayanan kesehatan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) di RSUD Pandega Pangandaran.

“Bagi pengunjung yang mengalami kecelakaan laut di pantai Pangandaran, kami RSUD Pandega telah bekerjasama dengan pihak asuransi sehingga pelayanan kesehatan bagi wisatawan tetap bisa dilayani melalui Instalasi Gawat Darurat (IGD),” terangnya.

Hanya saja, sambung Titi, untuk layanan Poliklinik di RSUD Pandega tutup selama libur lebaran, dan rumah sakit hanya melayani di IGD yang buka 24 jam.

BACA JUGA :   Peringati HKN ke-59 Bupati Bogor Iwan Setiawan Gaungkan Transformasi Kesehatan

“Untuk dokter IGD kita layani 24 jam selama libur lebaran, kalau dokter spesialis hanya menerima konsultasi seperti pasien penderita sakit dalam seperti DBD dan mendapat perawatan, demam, kecuali dokter operasi, mereka akan datang ke rumah sakit. Misal ada pasien yang tiba-tiba mau melahirkan, otomatis dokter operasi akan datang ke rumah sakit untuk melakukan operasi,” paparnya.

Kata dia, kecuali untuk penanganan kasus kecelakaan lalu lintas yang mengalami patah tulang, RSUD Pandega hanya melakukan pertolongan pertama dan dirujuk ke rumah sakit yang memiliki layanan ortopedi.

“Kecuali kasus kecelakaan lalu lintas yang bisa ditangani oleh dokter bedah umum, itu bisa dirujuk dan ditangani di RSUD Pandega,” tukasnya.

BACA JUGA :   Hadapi Penyakit Musiman, Ini yang Harus Dilakukan

Dalam momen libur panjang seperti hari raya Lebaran, penting bagi pengunjung untuk mengetahui layanan kesehatan yang tersedia di destinasi wisata. RSUD Pandega Pangandaran telah memastikan bahwa pelayanan kesehatan tetap tersedia untuk masyarakat dan wisatawan, dengan menyediakan Instalasi Gawat Darurat (IGD) yang buka 24 jam serta kerjasama dengan pihak asuransi. Dengan demikian, pengunjung dapat merasa lebih aman dan nyaman saat berkunjung ke Kabupaten Pangandaran. (**)