Sebelum Karyanya Dikenal, Asep Seniman Asal Pangandaran Pernah Terpuruk Lantaran Faktor Ekonomi 

  • Bagikan
Asep Ali Imron S.Sn (48) seniman asal Kabupaten Pangandaran. (Foto:Bill/JM)

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Sebelum karyanya dikenal di berbagai negara, sosok seniman asal pangandaran pernah mengalami keterpurukan hingga bangkrut. Namun, Asep Ali Imron (48) terus melangkah hingga bisa kembali bangkit berkarya.

Seniman asal Dusun Karangbenda,Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran ini pernah menempuh pendidikan di Institut Seni Indonesia (ISI) Yogyakarta hingga menyandang gelar Sarjana Seni (S.Sn)

Karya pria yang bernama Asep Ali Imron kini telah terdengar di mana-mana, namun perjalanan hidupnya pernah berada di fase terjatuh karna faktor ekonomi.

BACA JUGA :   Bulan Juni Mendatang, Pemkab Bogor Mulai Kerjakan Peningkatan Jalan Warung Borong – Rancabungur

Setelah lulus menyandang gelar sarjana seni, ia pernah bekerja di perusahaan yang bukan sama sekali dibidang seni.

Namun dengan kegigihan dan bakatnya menjadikan Asep terus mencoba berkarya dengan mengolah limbah dari bahan kelapa menjadi pernak pernik dengan nilai jual tinggi.

Melihat potensi wisata di Pangandaran yang kerap dipenuhi wisatawan luar daerah bahkan luar negeri, akhirnya Asep menyulap batok kelapa menjadi cindera mata yang cantik.

“Kebetulan waktu itu saya melihat batok kelapa yang belum optimal, lalu saya berpikir untuk menyulap batok kelapa menjadi nilai jual tinggi,” ujarnya kepada JURNALMEDIA.ID saat ditemui dirumahnya, Sabtu 28 Mei 2022.

BACA JUGA :Hebat! Kerajinan Batok Kelapa di Pangandaran Tembus Pasar Internasional

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.