Wabup Yana Hadiri Acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Ciamis

  • Bagikan
Wabup Yana Hadiri Acara Pelepasan Siswa Kelas IX SMPN 1 Ciamis

CIAMIS, JURNALMEDIA.ID – Wakil Bupati Ciamis, Yana D Putra menghadiri acara pelepasan siswa kelas IX (Sembilan) SMPN 1 Ciamis tahun pelajaran 2021/2022 bertempat di halaman Sekolah pada Kamis 16 Juni 2022.

Turut hadir dalam acara tersebut Ketua TP PKK Ciamis, Kepala Dinas Pendidikan, Kasat Pol PP Ciamis, Camat Ciamis, Ketua Komite Sekolah, serta para tamu undangan lainya.

Acara tersebut turut dimeriahkan dengan tampilan – tampilan seni dari Siswa Siswi berbakat SMPN 1 Ciamis.

Yana dalam sambutannya mengaku bahagia kegiatan seperti ini dapat kembali dilaksanakan setelah 2 tahun dilakukan secara sederhana dan terbatas akibat adanya pandemi Covid 19.

“Selama 2 tahun terakhir kegiatan ini nyaris tidak bisa dilaksanakan akibat covid, Alhamdulillah tahun ini bisa kembali dilaksanakan dengan sangat meriah,” ucapnya.

BACA JUGA :   Lucu, Anggaran Negara Hendak Dipertanyakan, Kades di Kedungreja Ini Mainkan Akting Ngantuk dan Pusing

Yana menuturkan bahwa sekolah yang utama bagi anak-anak adalah keluarga, maka Ia menitipkan kepada para orang tua untuk senantiasa mendidik dan membina anak-anaknya.

“Orang tua adalah madrasah pertama bagi anak, sementara tugas guru disekolah meningkatkan kompetensi agar dapat mencetak generasi yang berilmu pengetahuan dan berakhlakul karimah, ” terangnya.

Selanjutnya, dikatakan Yana, bahwa anak-anak harus dididik sesuai dengan jamannya sebagaimana yang diajarkan oleh Ali Bin Abi Thalib.

“Ali bin Abi Thalib mengajarkan pada kita untuk mengajari anak-anak kita sesuai dengan jamannya,” ujarnya.

Ia menerangkan bahwa cara mendidik anak dibagi kepada 3 tahapan yakni usia 1 sampai 7 tahun, 7 sampai 14 tahun dan 14 sampai 21 tahun, dengan pola ajar yang berbeda.

BACA JUGA :   Hore! Kualitas Status Sungai Citarum Meningkat dari Cemar Berat ke Cemar Ringan

“Usia 1 sampai 7 tahun perlakukan mereka seperti raja dengan lemah lembut, usia 7 sampai 14 tahun perlakukan seperti tawanan agar mereka tahu mana yang benar dan yang salah, terakhir usia 14 sampai 21 tahun perlakukan mereka seperti sahabat, ” terangnya.

Yana berharap agar para orang tua dan para tenaga pengajar dapat menerapkan pola ajar tersebut untuk menciptakan generasi penerus yang lebih baik.

“Pelepasan ini bukan hasil akhir dan perjalanan masih sangat panjang, kami do’akan semoga dalam jenjang pendidikan selanjutnya diberikan kelancaran dan kesuksesan,” pungkasnya. (Kimas)

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.