Wujudkan Kabupaten Bogor Satu Data, Diskominfo Lakukan Ini

  • Bagikan
Wujudkan Kabupaten Bogor Satu Data, Diskominfo Lakukan Ini

KAB BOGOR, JURNALMEDIA.ID – Sebagai upaya mendorong terwujudnya Kabupaten Bogor Satu Data, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bogor dalam hal ini Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Bogor lakukan Rapat Koordinasi Pengelolaan Data Sektoral dengan Pengelola Data Statistik Sektoral Se-Kabupaten Bogor, yang berlangsung di Aula Diskominfo Kabupaten Bogor, Selasa 12 Juli 2022.

Dalam rangka meningkatkan sinergitas antara pengelola data statistik sektoral dengan wali data, serta guna mengoptimalkan kualitas kemampuan para pengelola data statistik sektoral dinas dan kecamatan se-Kabupaten Bogor.

Sekretaris Diskominfo Kabupaten Bogor, Nia Indrawathi menerangkan, dukungan ketersediaan data statistik berkualitas menjadi faktor utama dalam proses perumusan kebijakan pembangunan, serta menjadi alat kontrol dan monitoring terhadap implementasi perencanaan pembangunan yang tepat sasaran, karena data statistik sektoral ini dapat digunakan sebagai alat ukur dalam menentukan kebijakan untuk masa yang akan datang, digunakan untuk menentukan prioritas, juga dapat digunakan sebagai acuan evaluasi dan pengendalian kegiatan, serta dapat digunakan untuk mengantisipasi resiko dan hambatan yang akan dihadapi.

BACA JUGA :   Ratusan Kelompok Tani di Pangandaran Terima Bantuan Pupuk Hayati Cair

“Untuk itu, pengelolaan data statistik sektoral ini harus dilakukan secara sinergi dan kolaborasi antara wali data dengan seluruh pengelola data baik lingkup dinas juga kecamatan, untuk mendukung pembangunan daerah, salah satunya dengan konsisten mengumpulkan data ke wali data dalam hal ini Diskominfo Kabupaten Bogor, karena data sektoral ini berperan penting dalam Rencana Kerja Perangkat Daerah di Kabupaten Bogor,” ungkap Nia.

Pengelolaan data sektoral ini, kata Nia, tertuang dalam Peraturan Bupati Bogor Nomor 18 Tahun 2021 tentang Penyelenggaraan Satu Data Indonesia di Kabupaten Bogor, sebab data statistik sektoral ini dapat dijadikan sebagai bahan perencanaan, evaluasi dan laporan kinerja pembangunan di daerah. Itulah pentingnya kolaborasi dalam mengelola data untuk mendukung pelaksanaan pembangunan.

  • Bagikan

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.