BANDUNG, JurnalMedia – Yayasan Sarana Berbagi menegaskan posisinya sebagai lembaga sosial yang berorientasi pada dampak berkelanjutan di bidang pendidikan, keagamaan, dan kemanusiaan. Sejak berdiri pada 2016, yayasan ini secara konsisten mengelola berbagai program sosial berbasis kebutuhan nyata masyarakat.
Program unggulan Berbagi Al-Qur’an menjadi fondasi utama dalam mendukung pendidikan Islam. Melalui program ini, Sarana Berbagi telah menyalurkan ratusan mushaf ke sekolah Islam, madrasah, panti asuhan, dan pesantren di berbagai wilayah Jawa Barat.
Kolaborasi strategis dengan lembaga pendidikan dan perguruan tinggi menjadi bagian penting penguatan program. Sinergi dengan UIN Sunan Gunung Djati Bandung menghadirkan keterlibatan aktif mahasiswa dalam program sosial yang berdampak langsung.
Pembina Yayasan Sarana Berbagi, DR (C) Erni Furwanti, M.Pd, menekankan pentingnya tata kelola lembaga yang profesional.
“Kepercayaan publik adalah amanah. Karena itu, setiap program kami rancang dengan perencanaan matang, pelaksanaan terukur, dan pertanggungjawaban yang jelas,” ujarnya.
Selain pendidikan, Sarana Berbagi menjalankan program sosial seperti bantuan pangan, takjil Ramadhan, dan program Berdaya untuk masyarakat rentan, termasuk pasien kanker. Program-program ini dirancang untuk menjaga keberlangsungan kebutuhan dasar penerima manfaat.
Di bidang keagamaan, program renovasi masjid menjadi wujud investasi jangka panjang bagi umat. Renovasi Masjid Annaba dilakukan dengan melibatkan partisipasi masyarakat agar kebermanfaatannya berkelanjutan.
Yayasan Sarana Berbagi memiliki legalitas resmi, termasuk SK Kemenkumham AHU-0000643.AH.01.05 Tahun 2016, dan beroperasi sesuai regulasi yang berlaku. Seluruh aktivitas didukung sistem digital untuk memastikan transparansi dan akuntabilitas.
Ke depan, Sarana Berbagi berkomitmen memperluas jejaring kemitraan dan menghadirkan inovasi program sosial berbasis kolaborasi. Dengan semangat profesionalisme dan nilai kemanusiaan, yayasan ini terus menghadirkan kebaikan yang terukur dan berdampak luas.






