Berita

Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Purwaharja, Wali Kota Banjar Turun Tangan

×

Angin Kencang Rusak 10 Rumah di Purwaharja, Wali Kota Banjar Turun Tangan

Sebarkan artikel ini

BANJAR, JurnalMedia – Hujan deras disertai angin kencang yang terjadi secara tiba-tiba pada Rabu sore (4/2/2026) menerjang Dusun Cibentang, Desa Mekarharja, Kecamatan Purwaharja, Kota Banjar. Peristiwa cuaca ekstrem tersebut menyebabkan sejumlah pohon tumbang, atap rumah rusak, serta menimbulkan kepanikan di kalangan warga.

Sehari setelah kejadian, tepatnya, Kamis (5/2/2026), Wali Kota Banjar Ir. H. Sudarsono turun langsung ke lokasi untuk menemui warga terdampak. Di wilayah RT 22/RW 09, ia meninjau kerusakan rumah warga akibat terjangan angin kencang dan memastikan kondisi warga dalam keadaan aman.

Kunjungan ini juga dilakukan untuk memastikan bantuan yang disalurkan tepat sasaran dan diterima langsung oleh warga yang membutuhkan. Berdasarkan data Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Banjar, sedikitnya 10 rumah mengalami kerusakan, dengan satu unit di antaranya rusak berat.

Baca juga:  Diduga Korsleting Listrik, Rumah Warga di Banjar Ludes Terbakar

Rumah milik Ujang Warsan menjadi yang paling parah terdampak setelah bagian atapnya roboh tertimpa pohon tumbang. Meski mengalami kerusakan cukup serius, keluarga korban tetap bertahan di tengah keterbatasan.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota Banjar, Sudarsono menyerahkan bantuan berupa sembako, pakaian, dan perlengkapan rumah tangga. Selain bantuan material, kehadiran pemerintah di lokasi diharapkan mampu memberikan dukungan moril bagi warga yang sedang menghadapi musibah.

“Kami ingin memastikan masyarakat tidak sendirian menghadapi musibah ini. Tetap sabar, saling menguatkan, dan waspada terhadap potensi cuaca ekstrem,” ujarnya.

Penyaluran bantuan turut didampingi Kepala Pelaksana BPBD, Kepala Dinas Sosial P3A, Camat Purwaharja, serta Kepala Desa Mekarharja. Pemerintah Kota Banjar menegaskan komitmennya untuk merespons cepat setiap bencana yang terjadi dan memastikan penanganan dilakukan dengan empati serta kepedulian. (Ucup)