BANJAR, JurnalMedia – Dinas Koperasi Usaha Kecil Menengah dan Perdagangan (KUKMP) Kota Banjar kembali menggelar pasar murah tahap kedua di halaman Kecamatan Banjar, Selasa, 3 Maret 2026.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah menjaga stabilitas harga kebutuhan pokok selama bulan Ramadhan.
Kepala Dinas KUKMP melalui Kepala Bidang Perdagangan Riyanti Savitrie mengatakan pasar murah dilaksanakan di empat kecamatan sepanjang bulan puasa.
“Kegiatan ini digelar di empat kecamatan. Pertama 24 Februari di Langensari, kemudian 26 Februari di Purwaharja, hari ini 3 Maret di Kecamatan Banjar, dan terakhir 5 Maret di Pataruman,” kata Riyanti.
Menurut dia, selisih harga komoditas yang dijual dibandingkan harga pasar berkisar Rp1.000 hingga Rp2.000 lebih murah. Meski tidak signifikan, kebijakan tersebut diharapkan dapat meringankan beban masyarakat di tengah kecenderungan kenaikan harga bahan pokok saat Ramadhan.
Sejumlah komoditas yang disediakan antara lain beras, minyak goreng, tepung terigu, gula pasir, kerupuk, ayam, daging, bawang merah, bawang putih, cabai, serta bahan kebutuhan pokok lainnya.
“Tujuan utamanya untuk stabilisasi harga dan membantu masyarakat memenuhi kebutuhan selama bulan puasa,” ujarnya.
Riyanti menilai respons masyarakat cukup baik. Antusiasme warga terlihat dari ramainya pengunjung yang memanfaatkan kesempatan membeli bahan pokok dengan harga lebih terjangkau.
Ia berharap kegiatan serupa dapat dilaksanakan secara rutin, tidak hanya saat Ramadhan.
“Ke depan mudah-mudahan bisa rutin, minimal sebulan sekali di luar bulan puasa atau dua bulan sekali,” kata dia.
Pemerintah Kota Banjar berharap pasar murah dapat menjaga daya beli masyarakat sekaligus menekan potensi lonjakan harga menjelang Hari Raya Idulfitri. (Ucup)






