Scroll to Continue
Hukum & Kriminal

Asyik Pesta Miras, Puluhan Remaja dan Sepeda Motor di Banjar Diamankan Polisi

134
×

Asyik Pesta Miras, Puluhan Remaja dan Sepeda Motor di Banjar Diamankan Polisi

Sebarkan artikel ini

BANJAR, JURNALMEDIA.ID – Sebanyak 25 orang dan 13 unit kendaraan roda dua berhasil di amankan oleh petugas gabungan dan kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Ke 25 remaja yang di amankan diduga sedang asyik pesta miras di Lingkungan Sumanding wetan, Kelurahan Mekarsari, Kecamatan Banjar, Kota Banjar, Jawa Barat, pada Sabtu 30 Maret 2024 dini hari.

Selain remaja, polisi juga mengamankan 13 unit kendaraan roda dua Karena tidak di lengkapi surat-surat bukti kendaraan bermotor.

Patroli gabungan merupakan Kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD) sasaran kegiatan operasi gabungan ini menyisir titik titik rawan kejahatan dan juga kenakalan remaja yang selama ini dijadikan ajang minum minuman bahkan tawuran antar remaja.

BACA JUGA :   Inilah Cerita Warga Ciparanti Terkait Penangkapan 6 Orang Terduga Pengedar Uang Palsu

Pamenwas Polres Banjar, Kompol Cucu Juhana mengatakan Patroli gabungan merupakan kegiatan yang rutin yang mana pelaksanaannya untuk mengantisipasi kejahatan dan kenakalan remaja jangan sampai mengotori bulan suci ramadhan.

“Dalam Patroli gabungan malam ini kita berhasil mengamankan remaja sebanyak 25 orang yang sedang asyik minum- minuman kera,s selain itu kami juga mengamankan kendaraan roda dua sebanyak 13 unit,” katanya.

Selanjutnya, lanjut Juhana, 25 remaja tersebut akan dilakukan pembinaan dan para orang tua termasuk guru sekolah masing-masing akan dipanggil untuk diminta kerjasamanya dalam hal pembinaan. Karena dari 25 remaja yang di amankan ada diantaranya anak yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama (SMP), sekaligus biar di ketahui bahwa di luar sekolah anak-anak remaja ini terlibat dengan minuman-minuman keras

BACA JUGA :   Polisi di Pangandaran Amankan 6 Orang Terduga Pengedar Uang Palsu

“Untuk malam ini kita inapkan dulu di sini (Polres,red) kemudian esoknya kita akan panggil para orang tua masing, bila perlu guru sekolahannya kita panggil juga karena ada diantaranya yang masih duduk di bangku Sekolah Menengah Pertama,” terangnya.

Melalui Patroli kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD), Juhana berharap kedepannya meminta peran orang tua dan juga guru untuk ikut memantau juga membina anak-anak remaja ini biar tidak kebablasan atau salah pergaulan, karena anak – anak ini merupakan generasi harapan bangsa dan negara ini.

“Harapan saya kegiatan ini setidaknya akan mengurangi nilai-nilai kejahatan, saya juga mengimbau peran orang tua jangan sampai lengah lantaran banyak anak-anak yang bergaul tanpa diketahui oleh orang tua,” pungkasnya. (Johan)