Scroll to Continue
Berita

Dua Anak Pasien DBD Meninggal, Puluhan Pasien Lainnya Dirawat di Kota Banjar

54
×

Dua Anak Pasien DBD Meninggal, Puluhan Pasien Lainnya Dirawat di Kota Banjar

Sebarkan artikel ini
Dua Anak Pasien DBD Meninggal, Puluhan Pasien Lainnya Dirawat di Kota Banjar

BANJAR, JURNALMEDIA.ID –  Kasus Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Banjar, Jawa Barat meningkat tajam. Dinas Kesehatan setempat mencatat, dua pasien anak-anak meninggal dunia akibat DBD. Sementara 65 pasien lainnya dirawat di beberapa rumah sakit.

“Terjadi lonjakan DBD cukup tinggi dibanding tahun sebelumnya,” terang Saefuddin, Kepala Dinas Kesehatan Kota Banjar, Jumat 22 Maret 2024.

Saefuddin membeberkan, sejak awal tahun hingga kini kasus DBD cenderung meningkat. Januari tercatat sebanyak 28 kasus, Februari 21 kasus dan Maret 16 kasus. Pasien DBD didominasi anak-anak usia 8 hingga 9 tahun.

Dinas Kesehatan mengaku sejak awal sudah memberikan himbauan kepada masyarakat agar lebih waspada terhadap penyebaran nyamuk DBD.

BACA JUGA :   Puluhan warga asal Kota Banjar menikmati program "Kemenag Balik Mudik Gratis" tujuan Bandung - Jakarta.

Saefuddin meminta warga lebih intensif memberantas sarang nyamuk dengan gerakan 3M yakni menguras bak penampungan air, mendaur ulang barang tidak terpakai dan menutup bak air.

Dinas Kesehatan dalam waktu dekat akan melakukan pengasapan atau fogging di beberapa daerah yang dinilai rawan penyebaran nyamuk DBD. Warga juga diminta waspada pada waktu tertentu penyebaran nyamuk DBD pada jam 8 hingga jam 10 pagi, kalau sore mulai dari pukul 15.00 hingga jam 18.00 WIB.

“Kami meminta warga bersama-sama untuk waspada dan aktif memberantas sarang nyamuk, segera berobat bila terjadi gejala DBD agar tidak telat penanganan medis,” tandas Saefuddin. (ATW)