Berita

Manfaatkan Lahan Kosong, Kodim 0625 Pangandaran Tanam Jagung Hybrida

294
×

Manfaatkan Lahan Kosong, Kodim 0625 Pangandaran Tanam Jagung Hybrida

Sebarkan artikel ini
Dandim 0625/Pangandaran Letkol Arm Yusup Andrianto, Kapolres Pangandaran, AKBP Imara Utama menanam jagung di lahan krisis. Foto: Ist/JM

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Kodim 0625 Pangandaran mengoptimalkan lahan tidur milik TNI AD untuk program ketahanan pangan. Hasil panen yang diperoleh bisa dimanfaatkan untuk membantu masyarakat sekitar yang membutuhkannya.

Salah satu lahan tidur yang dioptimalkan berada di Dusun Legok, RT 001 RW 003 Desa Legok Jawa, Kecamatan Cimerak, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

Scrool to Continue
Scrool to Continue

Kegiatan tanam jagung bersama program ketahanan pangan Kodim 0625 Pangandaran bersama Forkopimda dilaksanakan Jumat (18 Agustus 2023.

Hadir pada kesempatan tersebut diantaranya, Dandim 0625/Pangandaran Letkol Arm Yusup Andrianto, Kapolres Pangandaran, AKBP Imara Utama, Asda II kabupaten Pangandaran Sutriaman, Asda III Suheryana, Plt Kadis Pertanian Kabupaten Pangandaran Suryadi, Anggota DPRD Pangandaran Elon Ruslan, Ketua Persit Kartika Chandra Kirana Cabang XLVIII Kodim 0625/Pangandaran Koorcab Korem 062/TN PD III/Siliwangi, Peni Yusup, Danramil 2502/Cijulang Kapten Inf Sutamat, Danramil 2505/Kalipucang Kapten Inf Sujono, Kapolsek Cimerak Iptu Umun, Camat Cimerak Trisnadi Kholik, Kepala Desa Legokjawa Ahrudin, Seluruh pengurus dan anggota persit ranting III Koramil 2502/Cijulang dan seluruh petani penggarap lahan Ketahanan Pangan.

BACA JUGA :   Tak Muluk-muluk, Pemilu 2024 Partai Golkar Banjar Targetkan 10 Kursi

Dalam sambutannya, Camat Cimerak, Trisnadi Kholik menyampaikan bahwa progam penanaman Jagung di lahan keritis akan membawa dampak yang signifikan serta manfaat besar bagi warga sekitar dan juga para penggarap.

“Program ini sangat bermanfaat dan positif, karena mayoritas warga di Kecamatan pendapatannya berasal dari sektor pertanian,” kata Trisnadi.

Sementara itu, Dandim 0625/Pangandaran Letkol Arm Yusup Andrianto mengatakan, dalam pelaksanaan program ini, pihaknya berusaha bersama-sama berkoordinasi dengan pemerintah Kabupaten Pangandaran dan melibatkan masyarakat untuk menggarap lahan yang belum dimanfaatkan.

“Saya yakin tanah di sini subur, mau ditanam apapun pasti bagus. Dengan adanya lahan ini, kita bisa memanfaatkannya untuk melaksanakan program lahan ketahanan pangan dengan menanam bibit jagung,” ujarnya.

BACA JUGA :   Jelang Pemilu, Polres Banjar Akan Jaga Ketat Gudang Logistik Pemilu 24 jam

Hasil panen jagung ini, sambung Yusup, nantinya bisa digunakan oleh masyarakat, khususnya bagi penggarap.

“Kami berharap kontribusi dari unsur TNI di wilayah ini dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.” harapnya.

Di tempat yang sama, Asda II Kabupaten Pangandaran Sutriaman mengucapkan terima kasih kepada Dandim yang telah mengakomodir para petani dalam melaksanakan program ketahanan pangan, menurut dia, lahan krisis tersebut dapat digarap oleh masyarakat petani Kecamatan Cimerak.

“Program ini diharapkan menjadi pemicu bagi petani di Kabupaten Pangandaran. Meskipun bantuan bibit jagung belum diminati dengan baik oleh masyarakat, namun kebutuhan jagung masih dapat terpenuhi, dan harga jagung saat ini sudah mulai meningkat,” ungkap mantan Kepala Dinas Pertanian Pangandaran itu.

BACA JUGA :   Peringati Tahun Baru Islam 1445 H, Pemdes dan MUI Desa Cimari Ciamis Berikan Santunan Anak Yatim

Melalui program ini, lanjut, pihaknya berharap dapat memicu petani untuk menanam jagung.

“Dinas pertanian Kabupaten Pangandaran diharapkan tetap berkoordinasi dengan kodim untuk pengembangan program ini di masyarakat.” pesannya.

Kegiatan penanaman jagung (hybrida) di lahan keritis Kodim 0625/Pangandaran tahun 2023 merupakan langkah positif dalam memanfaatkan potensi pertanian di daerah tersebut. Melibatkan berbagai tokoh dan pihak terkait, acara ini diharapkan dapat meningkatkan produksi jagung dan kontribusi sektor pertanian dalam mendukung ketahanan pangan.

Penulis: Ntang