Scroll to Continue
Pendidikan

Sosialisasi Literasi Digital Pesantren: Mengoptimalkan Keamanan dan Privasi Online di Era Digital

183
×

Sosialisasi Literasi Digital Pesantren: Mengoptimalkan Keamanan dan Privasi Online di Era Digital

Sebarkan artikel ini
Sosialisasi Literasi Digital Pesantren, Mengoptimalkan Keamanan dan Privasi Online di Era Digital

TASIKMALAYA, JURNALMEDIA.ID – Rabithah Ma’ahid Islamiyah (RMI) PBNU bekerjasama dengan Kementrian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) RI, menggelar kegiatan Sosialisasi Literasi Digital Pesantren yang bertajuk “Mengoptimalkan Keamanan dan Privasi Online di Era Digital” di Lapangan Al-Marwah Pondok Pesantren Cipasung, Minggu 11 Juni 2023.

Dalam sambutannya, Ketua Pelaksana kegiatan, Diwan Masnawi SP menyampaikan, keamanan digital merupakan masalah nyata yang dihadapi masyarakat saat ini yang telah bermigrasi ke Era Digital.

“Alhamdillah, dilingkungan pesantren sudah terbangun budaya literasi yang baik dimana, kita perlu mempunyai kecakapan dalam membaca, tidak hanya membaca secara tekstual, tapi lebih luas lagi,”. ucapnya.

Sementara itu, narasumber pertama Dr Asep Nusyamsi M.Si, menyampaikan pembahasan tentang peran penting berdakwah di era digital. Ia mengatakan, metode dan strategi berdakwah harus disesuaikan dengan audien yang dihadapi.

BACA JUGA :   Disdikpora Pangandaran Lakukan Optimalisasi Pelaksanaan ANBK Jenjang SMP Tahun 2023

“Dalam berdakwah, kita harus mengetahui dulu audien yang kita hadapi supaya pesan yang kita kirim, bisa diterima dengan baik oleh audien. Misalnya saja dengan berdialog, memberikan nasihat ataupun dengan berdebat menggunakan logika dan retorika yang halus,” ujarnya.

Asep melanjutkan, dakwah adalah mengajak orang untuk berbuat kebajikan jadi harus dilakukan dengan cara baik pula. Termasuk dalam hal ini adalah melalui media digital baik secara tulisan, lisan maupun perbuatan.

“Dakwah yang baik melalui media sosial harus dikemas denagn baik. Optimalkan potensi dalam berdakwah, perbanyak referensi, hati-hati dengan kepentingan kelompok dan golongan, bangun teamwork yang baik dan produksi konten dakwah yang bermanfaat dan menarik, tunjukan islam yang damai,” lanjutnya.