2. Men-charge Baterai Smartphone Hingga 100%
Kita sering menggunakan smartphone hingga membuat baterainya mencapai lima persen atau bahkan 0%. Namun tahukah kamu jika kebiasaan tersebut dapat berbahaya bagi smartphonemu? Hal tersebut dapat memperpendek umur baterai smartphone kita. Sebenarnya, baterai smartphone sudah didesain dengan baik dengan kapasitas 30-80 persen, jadi jika baterai smartphonemu sudah mencapai 30% sebaiknya cepat di-charge.
Kalau sudah mencapai 80% atau paling banyak 90%, alangkah lebih baiknya langsung dicabut dan jangan menunggu sampai 100%. Faktanya, mengisi baterai hingga penuh justru akan memberi tekanan pada baterai karena tegangan yang tinggi, meski tidak merusak baterai secara langsung.
Namun sedikit demi sedikit daya tahan baterai akan semakin berkurang. Ini juga berlaku untuk proses pengisian daya di bawah 20%.
3. Sering Menggunakan Powerbank
Kebutuhan kita akan penggunaan smartphone membuat kita bergantung pada powerbank. Namun, ternyata penggunaan powerbank kurang baik untuk smartphone jika digunakan terus menerus, karena panas yang dikeluarkan selama pengisian sering merusak baterai ponsel.
Dianjurkan jika sedang di rumah, sebisa mungkin jangan pakai powerbank. Gunakan saja saat kamu berada di luar atau dalam keadaan darurat, seperti saat mati lampu, atau di tempat umum yang tidak ada colokan listrik.
4. Charge Smartphone Semalaman
Mengisi daya smartphone-mu semalaman membuat hidup lebih mudah bagi orang-orang sibuk. Namun, teknik ini juga bisa menyebabkan baterai smartphone berkurang kualitasnya.
Seperti yang sudah dijelaskan, baterai smartphone lebih baik diisi hingga 80%. Jika kamu mengisi daya semalaman saat kamu tidur, smartphone-mu pasti akan melewati 80%. Meskipun beberapa smartphone sudah memiliki sensor yang dapat mematikan pengisian daya saat baterai sudah penuh, namun jika smartphone masih aktif, baterai masih bisa menyusut.






