PANGANDARAN, JurnalMedia — Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Banjar dan Distrik Pangandaran menggelar Rapat Koordinasi Distrik (Rakordis) gabungan yang dipusatkan di Kabupaten Pangandaran. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memperkuat arah gerak organisasi, dengan mengusung tema besar “Transformasi GMBI dalam Pengamanan Sosial, Kemanusiaan, Sosial Ekonomi, dan Digitalisasi.”
Rakordis gabungan ini dihadiri oleh jajaran pengurus distrik, ketua serta pengurus Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM), dan ratusan anggota dari kedua wilayah. Selain menjadi ajang konsolidasi internal, forum tersebut juga berfungsi sebagai ruang strategis untuk merumuskan langkah-langkah GMBI dalam menghadapi dinamika sosial dan perkembangan zaman yang semakin cepat.
Ketua Distrik GMBI Banjar, Ivan, menegaskan bahwa transformasi yang diusung GMBI bukan sekadar penyesuaian, melainkan wujud keseriusan organisasi dalam menjawab kebutuhan masyarakat modern.
“Transformasi ini adalah bentuk komitmen GMBI untuk tidak hanya menjadi pengawas sosial, tetapi juga pelindung kemanusiaan, penggerak ekonomi kerakyatan, dan organisasi yang adaptif terhadap digitalisasi,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Distrik GMBI Pangandaran, Suparto, menambahkan bahwa Rakordis gabungan ini mencerminkan semangat kebersamaan dan satu visi antar-distrik.
“GMBI harus terus tumbuh dan menyesuaikan diri tanpa kehilangan nilai perjuangan. Kolaborasi ini adalah bukti bahwa kita siap menghadapi era digital dengan kekuatan kolektif dan arah yang jelas,” tegasnya.
Agenda Rakordis Gabungan GMBI:
- Evaluasi Kinerja Organisasi Tahun 2025
- Perumusan Program Strategis Tahun 2026
- Penguatan Peran GMBI dalam Pengamanan Sosial dan Kemanusiaan
- Pemetaan Potensi Ekonomi Rakyat di Wilayah Banjar dan Pangandaran
- Pengembangan Sistem Digitalisasi Data dan Informasi Organisasi
- Deklarasi Komitmen Transformasi GMBI
Kegiatan yang berlangsung khidmat dan penuh semangat solidaritas ini ditutup dengan deklarasi komitmen bersama. Kedua distrik sepakat untuk memperkuat GMBI sebagai organisasi yang tangguh, modern, serta berpihak pada masyarakat bawah baik di bidang sosial, kemanusiaan, ekonomi, maupun teknologi. (Ucup)






