BANJAR, JurnalMedia — Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Banjar melaksanakan kegiatan Panen Raya Ketahanan Pangan yang digelar secara serentak di seluruh Indonesia. Kegiatan nasional tersebut dipusatkan di Lapas Kelas I Cirebon dan berada di bawah naungan Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan.
Panen raya ini menghasilkan berbagai komoditas pangan, seperti ikan nila, telur, serta beragam jenis sayuran. Seluruh hasil panen tersebut rencananya akan disalurkan kepada para korban bencana longsor di Aceh, Sumatra, sebagai bentuk kepedulian sosial dan kemanusiaan.
Kepala Lapas Kelas IIB Banjar, Tutut Prasetio, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan kemandirian bagi warga binaan sekaligus mendukung upaya penguatan ketahanan pangan nasional. Menurutnya, kegiatan produktif semacam ini menjadi sarana pembelajaran sekaligus pembentukan karakter bagi warga binaan.
“Panen raya ini tidak hanya menghasilkan pangan, tetapi juga menumbuhkan rasa tanggung jawab, kerja sama, dan empati sosial bagi warga binaan,” ujar Tutut.
Pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik serta Kegiatan Kerja (Binadik dan Giatja) yang dipimpin oleh Kasi Binadik dan Giatja, Rilo Restu Prambudi, bersama jajaran petugas dan warga binaan.
Kegiatan panen raya tersebut turut dihadiri oleh Kepala Bidang Dinas Pertanian, Pabung Kodim 0613/Ciamis, Kabag SDM Polres Banjar, staf fungsional Kejaksaan Negeri Kota Banjar, serta Kapolsek Pataruman. Kehadiran para pemangku kepentingan ini menjadi bentuk dukungan dan apresiasi terhadap sinergi lintas instansi dalam mendukung program pembinaan di Lapas.
Melalui kegiatan ini, Lapas Kelas IIB Banjar berharap dapat terus berkontribusi secara nyata, tidak hanya dalam pembinaan warga binaan, tetapi juga dalam membantu masyarakat terdampak bencana serta memperkuat nilai-nilai kemanusiaan dan solidaritas sosial. (Ucup)






