Scroll to Continue
Berita

Sambut HUT RI Ke-78, Warga Desa Pamotan Semarakan Gebyar Kesenian Kuda Lumping

864
×

Sambut HUT RI Ke-78, Warga Desa Pamotan Semarakan Gebyar Kesenian Kuda Lumping

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Semarak kemerdekaan dirayakan dengan penuh sukacita oleh warga Desa Pamotan melalui penyelenggaraan Gebyar Kesenian Kuda Lumping.

Gebyar kesenian kuda lumping berlangsung di Dusun Ciawitali, Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang pada Kamis 10 Agustus 2023 malam. Acara kuda lumping ini dimeriahkan oleh kelompok kesenian kuda lumping Wahyu Wijoyo Sari.

Scrool to Continue
Scrool to Continue

Gebyar Kesenian Kuda Lumping ini berhasil membawa semangat baru bagi masyarakat Desa Pamotan. Atraksi para pemain kuda lumping yang dipentaskan di bawah binaan bapak Suwarso, seorang tokoh masyarakat Desa Pamotan, Kecamatan Kalipucang, berhasil menghipnotis para penontonnya. Kesenian ini juga turut menghadirkan Kreasi Seni Kuda Lumping dan gerakan jogetan yang memukau.

BACA JUGA :   Pangdam I/BB Pimpin Apel Gelar Pasukan Operasi Pengamanan Kunker Presiden 

Salah seorang Ketua Panitia Penyelenggara, Agni mengatakan bahwa acara ini murni didukung oleh warga dan organisasi anggalarang pemuda serta warga masyarakat Desa Pamotan. Pihaknya sangat bersyukur dan berterima kasih kepada masyarakat Desa Pamotan sehingga acara berjalan dengan lancar dan sukses.

“Bukan sekedar memperingati HUT RI ke 78 saja, melainkan kita bisa memetik hikmahnya pada musim New Normal ini yang sangat luar biasa. Masyarakat terlihat sangat senang dengan hadirnya kesenian tradisional kuda lumping ini yang merupakan jawaban dari hausnya terhadap hiburan rakyat.” ujarnya kepada jurnalmedia.id, Jumat 11 Agustus 2023.

Dengan semangat kemerdekaan yang tetap berkobar, Agni berharap bahwa tahun-tahun mendatang akan membawa perubahan yang lebih baik. Harapannya, masyarakat akan semakin merasakan kebahagiaan dan semarak dalam merayakan kemerdekaan Indonesia, serta dapat menikmati hiburan rakyat yang kental dengan nilai-nilai tradisional.

BACA JUGA :   Tradisi Suran di Banjar Mempererat Persaudaraan dan Gotong-Royong

“Semoga semangat Gebyar Kesenian Kuda Lumping ini akan terus menginspirasi dan membawa manfaat bagi semua lapisan masyarakat,” harapnya.

Penulis: Saefullah