Kesehatan

Ditingkatkan Jadi Rumah Sakit Rujukan KJSU-KIA, RSUD Pandega Bangun Gedung Baru Senilai Rp 17,7 Miliar

×

Ditingkatkan Jadi Rumah Sakit Rujukan KJSU-KIA, RSUD Pandega Bangun Gedung Baru Senilai Rp 17,7 Miliar

Sebarkan artikel ini
Ditingkatkan Jadi Rumah Sakit Rujukan KJSU-KIA, RSUD Pandega Bangun Gedung Baru Senilai Rp 17,7 Miliar

PANGANDARAN, JurnalMedia — Pemerintah Kabupaten Pangandaran resmi memulai pembangunan fasilitas layanan kesehatan unggulan di RSUD Pandega. Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami, melakukan peletakan batu pertama untuk pembangunan ruang rawat inap Catheterization Laboratory (Cath Lab) dan Sitotoksik pada Selasa, 5 Agustus 2025.

Pembangunan fasilitas tersebut menelan anggaran sebesar Rp 17,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tahun 2025. Rinciannya, sebesar Rp 14,1 miliar dialokasikan untuk pembangunan gedung rawat inap khusus jantung, Rp 2,5 miliar untuk dua ruang Cath Lab yang difungsikan bagi tindakan pemasangan ring jantung, serta Rp 1,3 miliar untuk ruang Sitotoksik yang digunakan dalam pencampuran obat kanker.

“Mudah-mudahan pembangunan ini berjalan lancar, tepat waktu, dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan,” ujar Bupati Pangandaran, Citra Pitriyami kepada awak media usai acara peletakan batu pertama.

Baca juga:  Walkot Banjar Serahkan Ratusan SK Pengangkatan P3K Nakes Tahun 2022

Citra menegaskan, hadirnya fasilitas baru ini diharapkan dapat meningkatkan pelayanan kesehatan, khususnya dalam penanganan penyakit jantung, sehingga masyarakat Pangandaran tidak perlu lagi dirujuk ke luar daerah.

“Dengan adanya ruang rawat inap dan dokter spesialis jantung, kami berharap tidak banyak lagi pasien yang harus dirujuk keluar Kabupaten Pangandaran,” tambahnya.

Selain pembangunan gedung, Pemkab Pangandaran juga meluncurkan dua unit mobil ambulans khusus layanan gawat darurat jantung dengan total anggaran sebesar Rp 968 juta. Kedua ambulans ini akan dioperasikan RSUD Pandega guna mempercepat penanganan pasien darurat.

“Dua unit ambulans ini memang disediakan khusus untuk mendukung layanan emergency pasien jantung di RSUD Pandega,” jelas Citra.

Baca juga:  Lahirkan Generasi Sehat Bebas Tuberkulosis, Dinkes Bogor Perkuat Layanan TBC di seluruh Fasyankes

Semantara itu, Direktur RSUD Pandega, Titi Sutiamah, menyampaikan bahwa RSUD Pandega telah ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan sebagai fasilitas layanan KJSU-KIA (Kanker, Jantung, Stroke, Uronefrologi, serta Kesehatan Ibu dan Anak). Status tersebut menjadi dasar RSUD Pandega untuk mendapatkan alokasi DAK guna membangun fasilitas baru.

Titi menjelaskan, meski saat ini bangunan yang akan didirikan hanya satu lantai, namun dalam Detail Engineering Design (DED) gedung tersebut dirancang hingga empat lantai untuk pengembangan layanan di masa mendatang.

“Lantai dasar gedung ini akan difokuskan untuk layanan jantung, termasuk ruang rawat inap jantung, ICVCU (Intensive Coronary Care Unit), dan ruang tindakan Cath Lab,” ungkap Titi. (*)