Peristiwa

Dua Orang Tewas dalam Insiden Meledaknya Tabung Gas di Sukabumi

468
×

Dua Orang Tewas dalam Insiden Meledaknya Tabung Gas di Sukabumi

Sebarkan artikel ini
Dua Orang Tewas dalam Insiden Meledaknya Tabung Gas di Sukabumi. Foto: Wahidin/JM

SUKABUMI, JURNALMEDIA.ID – Sebuah truk pengangkut tabung gas tiba-tiba meledak saat melintas di Jalan Raya Sukabumi-Bogor, tepatnya di Kampung Lodaya, Desa Karang Tengah, Kecamatan Cikakak, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Senin 27 November 2023 sekitar 17.40 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun, sebelum meledak, salah satu tabung gas yang diangkut truk itu mengalami kebocoran.

Scrool to Continue
Scrool to Continue

Kapolsek Cibadak, Kompol Ridwan Ishak membenarkan adanya insiden meledaknya tabung gas yang menyebabkan 7 orang mengalami luka-luka dan 2 orang tewas di lokasi kejadian.

“Dalam peristiwa tersebut, 2 orang tewas atas nama HH warga Bojonggenteng Sukabumi, dan OA warga Babakan Sukabumi. Sementara 7 korban lainnya mengalami luka serius,” ujarnya kepada wartawan, Senin 27 November 2023.

BACA JUGA :   Mobil Alphard Bupati Pangandaran Tabrakan dengan Motor Honda Beat di Ciamis

Ridwan memaparkan, ketujuh korban yakni MN warga Bojonggenteng Sukabumi, SW warga Nokonggenteng Sukabumi, DN warga Bojonggede Bogor, AA warga Bojongwaru Bogor, IA warga Cianjur.

“Dan IH warga Purwakarta, serta ED warga Nagrak Sukabumi mengalami luka ringan,” paparnya.

Menurut dia, peristiwa naas tersebut, selain menelan korban jiwa, beberapa kendaraan minibus yang tidak jauh dari truk pengangkut tabung gas yang meledak terdampak kerusakan yang cukup parah.

“Kami juga meminta keterangan dari beberapa warga setempat, serta meminta pertolongan pertama terhadap beberapa korban yang mengalami luka serius,” katanya.

Ridwan menegaskan, pihaknya masih melakukan pengamanan dan melaksanakan pengaturan arus lalu lintas agar tidak terjadi kemacetan yang panjang.

BACA JUGA :   Dapur Rumah Warga di Banjar Ambruk Pasca Diguyur Hujan dan Angin Kencang

“Kami utamakan penanganan korban dan mengatur arus lalin supaya lancar,” terangnya.

Sementara itu, Kapolres Sukabumi, AKBP Maruly Pardede, menanggapi insiden ini dengan menyampaikan keprihatinan mendalam.

“Kami akan menyelidiki penyebab pasti kejadian ini dan memastikan keamanan masyarakat terjamin,” tegasnya.

Peristiwa naas ini juga sempat mengejutkan warga sekitar dan menimbulkan keprihatinan akan keselamatan transportasi bahan berbahaya di wilayah tersebut. (Wahidin)