Scroll to Continue
Berita

Hadapi Pemilu 2024 Mendatang, Inilah Pesan PD Muhammadiyah Kota Banjar Bagi Kadernya

1122
×

Hadapi Pemilu 2024 Mendatang, Inilah Pesan PD Muhammadiyah Kota Banjar Bagi Kadernya

Sebarkan artikel ini
Hadapi Pemilu 2024 Mendatang, Inilah Pesan PD Muhammadiyah Kota Banjar Bagi Kadernya. Foto: Ucup/JM

BANJAR, JURNALMEDIA.ID – Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Kota Banjar mengajak para kadernya secara cerdas menyikapi dinamika politik terkini. Terlebih dalam menghadapi Pemilu 2024 mendatang. Jangan ada kader yang terbawa arus polarisasi politik, melainkan harus tetap objektif dan rasional dalam bersikap.

“Hindari polarisasi, terkait fanatisme terhadap salah satu calon. Sebab Muhammadiyah berbicara untuk kebangsaan dan persatuan,” kata Sekretaris PD Muhammadiyah Pandu Pribadi disela-sela pengukuhan Pengurus PD Muhammdiyah dan Aisyiah Periode 2022-2027 di Kampus SMP Muhammadiyah Langkaplancar, Jalan Pengairan No.7, Bojongkantong, Langensari, Kota Banjar, Jawa Barat, Minggu 06 Agustus 2023.

Pandu menyebutkan, para kader harus memiliki pandangan untuk segera mengikis polarisasi dan merajut persatuan dalam kehidupan kebangsaan di Indonesia. Seluruh kekuatan masyarakat maupun politik menjadikan persatuan nasional sebagai agenda utama dalam kehidupan kebangsaan.

BACA JUGA :   DisKUMKMP Gelar Pelatihan, Untuk Mencetak Pengusaha Sukses dan Berkualitas.

“Berbicara dengan kebangsaan, dalam hal ini Kepemiluan. Alhamdulillah pemuda muhammadiyah berkontribusi dalam terkait keberlangsungan kelancaran Pemilu 2024. Kami juga terus sosialisasi bagaimana menciptakan pemilu yang damai dan bergembira. Istilahnya Muhammadiyah itu bergembira,” katanya.

Dia menuturkan bahwa Bangsa Indonesia dengan dasar Pancasila sebagai titik temu dan kemajemukan. Ada modal sosial, budaya, politik bahkan ruhaniyah untuk tetap utuh sebagai bangsa yang dalam perjalanan sejarahnya sudah ditempa proses integrasi sosial dan budaya cukup baik.

“Keragaman sudah menjadi kultur Bangsa Indonesia yang pada akhirnya membentuk apa yang menjadi idiologi, yakni Bhinneka Tunggal Ika. Bangsa Indonesia boleh bertumbuh dalam dinamika politik budaya dan ekonomi, tetapi harus tetap menjaga Bhinneka Tunggal Ika, semangat persatuan, dan semangat gotong royong. Terlalu mahal harganya kalau bangsa ini pecah,” bebernya.

BACA JUGA :   Wanita Paruh Baya di Banjar Ditemukan Tak Beryawa dalam Kamar Mandi

Ia menambahkan, pihaknya berkomitmen untuk terus merawat persatuan, kebersamaan dan integrasi bangsa. Melalui komunikasi, toleransi dan semangat untuk mengembangkan potensi serta sifat damai hingga ikhtiar membangun berbagai program yang bersifat lintas satu sama lain.

Didalam upaya memajukan daerah untuk lebih baik kedepan, Muhammadiyah Kota Banjar terus melakukan komunikasi dan kolaborasi dengan Pemerintah Kota Banjar. Salah satunya ikut serta mendukung program pemerintah daerah dalam penangan stunting dan mengembangkan dunia pendidikan di Kota Banjar.

“Kolaborasi di bidang kesehatan, penangangan Stunting yang dilaksanakan oleh Aisyiah. Pendidikan kami fokus pengembangan perguruan tinggi, dalam waktu dekat insya allah kami akan membuka Universitas. Bekerjasama dengan Universitas Muhammadiyah Tasikmalaya dan Universitas Muhammadiyah Purwokerto,” ungkapnya.

BACA JUGA :   Jelang Ramadhan, Harga Sembako di Banjar Meroket, Daging Sapi Tembus Rp 135 Ribu

Sementara itu, Wakil Wali Kota Banjar Nana Suryana seusai membuka pengukuhan pengurus PD Muhammadiyah Kota Banjar mengatakan, kepengurusan ini dapat melanjutkan sinergitas yang selama ini bisa dibangun oleh PD muhammadiyah. Kepengurusan ini diharapkan dapat lahir kader dari muhammadiyah yang baik dan bisa membangun Kota Banjar yang lebih baik lagi.

“Mudah-mudahan periode ini akan lahir program program yang bersinergi dengan Pemerintah. Sehingga nanti bisa bersama-sama maju dengan sinergitas dan kebersamaan yang positif,” pungkasnya.

Penulis: Ucup Lesmana