BANJAR, JurnalMedia – Ketua Gerakan Masyarakat Bawah Indonesia (GMBI) Distrik Kota Banjar, ivan, turun langsung mengawal proses penyaluran bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat yang membutuhkan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan bahwa seluruh bantuan yang disalurkan pemerintah benar-benar tepat sasaran dan tidak terjadi penyelewengan di lapangan.
pengawalan tersebut dilakukan di beberapa desa dan kelurahan dipenyaluran bansos, seperti ,di kota Banjar Ketua GMBI bersama anggota organisasi melakukan monitoring sejak proses pendataan hingga distribusi bantuan.
“Kami hadir sebagai mitra kritis. Tujuan kami adalah memastikan bahwa bantuan ini benar-benar diterima oleh warga yang membutuhkan, bukan berdasarkan kedekatan atau manipulasi data,” ujar Ketua GMBI Kota Banjar saat ditemui di lokasi pembagian bansos, Senin (29/9).
Kawal Transparansi dan Cegah Penyimpangan
GMBI Banjar mengungkapkan bahwa keterlibatan mereka bukan dalam konteks politik, melainkan sebagai bentuk kepedulian terhadap hak-hak masyarakat miskin dan rentan.
Langkah ini mendapat respons positif dari sebagian warga yang merasa lebih tenang karena ada pengawasan langsung dari pihak eksternal.
“Kami bersyukur ada yang mengawasi. Kadang bantuan itu rawan salah sasaran. Semoga makin adil,” kata Siti, warga Banjar.
Seruan untuk Pemerintah dan Masyarakat
Ketua GMBI juga menyerukan kepada pemerintah daerah dan aparatur kelurahan untuk lebih transparan dalam menyusun data penerima bansos. Ia juga mengajak masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan dugaan kecurangan.
“Kalau ditemukan ada kejanggalan, silakan laporkan. Kami siap bantu kawal agar semua proses berjalan jujur dan adil,” tambahnya.
Dengan kehadiran GMBI dalam proses pengawasan ini, diharapkan program bantuan sosial bisa berjalan lebih akuntabel dan tepat guna, serta memperkuat kepercayaan publik terhadap pemerintah.






