Scroll to Continue
Peristiwa

Mobil Dinas Syahbandar Pangandaran Adu Banteng dengan Honda Beat, 1 Orang Kritis

971
×

Mobil Dinas Syahbandar Pangandaran Adu Banteng dengan Honda Beat, 1 Orang Kritis

Sebarkan artikel ini

PANGANDARAN, JURNALMEDIA.ID – Kecelakaan terjadi antara mobil Kijang Inova Putih bernomor polisi Z 1024 U dengan sepeda motor Honda Beat bernopol D 2324 VDP terjadi di Jalan Raya Pamugaran, tepatnya di depan Alun-alun Paamprokan, Desa Wonoharjo, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat, pada Minggu 19 Mei 2024 sekira pukul 22.30 WIB.

Berdasarkan informasi yang dihimpun jurnalmedia.id di lokasi kejadian, kecelakaan lalu lintas terjadi ketika sebuah mobil dinas berpelat merah itu melaju dengan kecepatan tinggi dari arah Cikembulan menuju Pangandaran, setibanya di lokasi kejadian, datang sebuah sepeda motor Honda Beat yang dikendarai oleh Roky Rofifa (16) dan penumpang bernama Riswan Haryanto.

“Mobil putih melaju kencang banget dari arah Cikembulan menuju Pangandaran, pas di sini (TKP,red) ada sepeda motor dari arah Pangandaran menuju Cikembulan yang tiba-tiba belok ke kanan,” ujar saksi mata kejadian, Alpin Abdul Holik (22) kepada jurnalmedia.id di lokasi kejadian, Minggu 19 Mei 2024 malam.

BACA JUGA :   Diduga Depresi Usaha Bangkrut, Seorang Suami di Ciamis Mutilasi Istrinya

Namun, kata Alpin, pengendara motor yang hendak belok ke kanan itu diduga kaget ketika melihat mobil dinas yang melaju kencang dari arah lawan, sehingga pemotor membatalkan diri belok.

“Si pemotor batal belok ke kanan, tapi memilih belok lagi ke kiri, namun mobil yang kencang itu dibuat bingung sama motor sehingga tak sempat ngerem dan akhirnya menghantam motor, bahkan sepeda motor sempat terseret sejauh 15 meter,” bebernya.

Akibat kejadian tersebut, kedua korban pengendara sepeda motor dan penumpangnya langsung dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran untuk mendapatkan pertolongan medis.

“Pengendara motor yang masih pelajar itu mengalami luka di bagian kepala, kaki kanan patah, sedangkan penumpangnya kritis dan tak sadarkan diri,” jelas Alpin.