Berita

Ratusan Takjil dan Santunan Warnai Aksi Sosial Paguyuban Balad Sejapu di Pangandaran

×

Ratusan Takjil dan Santunan Warnai Aksi Sosial Paguyuban Balad Sejapu di Pangandaran

Sebarkan artikel ini
Paguyuban Balad Sejapu menyalurkan santunan kepada sejumlah penerima manfaat, di antaranya anak yatim, para lansia (jompo), serta guru ngaji. Foto: Ist/JM

PANGANDARAN, JurnalMedia – Semangat berbagi di bulan suci Ramadan kembali ditunjukkan oleh Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Paguyuban Balad Sejapu. Melalui aksi sosial yang penuh kepedulian, organisasi ini membagikan ratusan paket takjil kepada masyarakat serta para pengguna jalan yang melintas di wilayah Desa Bunisari, Dusun Cimahi, Kecamatan Cigugur, Kabupaten Pangandaran.

Kegiatan yang berlangsung menjelang waktu berbuka puasa tersebut disambut antusias oleh warga. Sejak sore hari, para relawan Paguyuban Balad Sejapu tampak sibuk menyiapkan dan membagikan paket takjil berisi makanan dan minuman untuk berbuka. Tidak hanya warga sekitar, para pengendara yang melintas pun turut merasakan manfaat dari kegiatan ini.

Selain pembagian takjil, Paguyuban Balad Sejapu juga menyalurkan santunan kepada sejumlah penerima manfaat, di antaranya anak yatim, para lansia (jompo), serta guru ngaji. Bantuan tersebut diharapkan dapat meringankan beban mereka sekaligus menjadi bentuk penghargaan atas peran penting guru ngaji dalam membina generasi muda.

Ketua DPP Paguyuban Balad Sejapu, Hayat Sutrisno, mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari komitmen organisasi dalam menebar kebaikan dan mempererat solidaritas sosial di tengah masyarakat.

Baca juga:  Kwarcab Banjar Masa Bakti 2026–2031 Resmi Dikukuhkan

“Kegiatan ini bukan hanya sekadar berbagi takjil, tetapi juga bentuk kepedulian kami terhadap sesama, khususnya mereka yang membutuhkan. Ramadan adalah momentum yang tepat untuk memperkuat rasa kebersamaan dan empati. Sementara untuk takjil sebanyak 350 cup,” kata Hayat, Rabu 18 Maret 2026.

Ia menambahkan, pihaknya ingin menghadirkan kebermanfaatan nyata bagi masyarakat, terutama di wilayah-wilayah yang membutuhkan perhatian lebih. Menurutnya, kegiatan sosial seperti ini juga menjadi sarana untuk mempererat hubungan antara organisasi dan masyarakat. Sedangkan dalam santunan yakni, anak yatim 9 orang, jompo 17 orang, guru ngaji 9 orang.

“Kami berharap apa yang kami lakukan hari ini bisa memberikan kebahagiaan, meskipun sederhana. Santunan untuk anak yatim, jompo, dan guru ngaji adalah bentuk penghormatan kami kepada mereka yang memiliki peran penting dalam kehidupan sosial dan keagamaan,” tambah Hayat.

Baca juga:  Panglima TNI Pimpin Laporan Korps Kenaikan Pangkat 37 Perwira Tinggi TNI

Kegiatan tersebut juga melibatkan partisipasi aktif dari anggota dan relawan Paguyuban Balad Sejapu yang dengan penuh semangat turun langsung ke lapangan. Mereka tidak hanya membagikan bantuan, tetapi juga berinteraksi dengan warga, menciptakan suasana hangat dan penuh kebersamaan.

Salah seorang warga setempat, Esih mengungkapkan rasa terima kasihnya atas kegiatan yang digelar. Ia mengaku sangat terbantu, terutama bagi mereka yang sedang dalam perjalanan saat waktu berbuka tiba.

“Alhamdulillah, ini sangat membantu. Apalagi bagi kami yang belum sempat membeli makanan untuk berbuka. Semoga kegiatan seperti ini terus berlanjut,” katanya.

Hal senada juga disampaikan oleh salah satu penerima santunan, yang merasa terharu atas perhatian yang diberikan. Bantuan tersebut dinilai sangat berarti, terlebih di tengah kondisi ekonomi yang belum sepenuhnya stabil.

“Dengan terselenggaranya kegiatan ini, kami berharap dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk turut berbagi dan peduli terhadap sesama, terutama di bulan Ramadan yang penuh berkah,” ujarnya. *