BANJAR, JurnalMedia – Turnamen Catur antar anggota Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) se-Kota Banjar resmi berakhir pada Minggu (24/8/2025). Kegiatan yang digelar sejak 23 Agustus 2025 ini mengusung tema “Gali Potensi, Jalin Silaturahmi” dan berlangsung lancar hingga menghasilkan tiga pemenang utama.
Ketua PGRI Kota Banjar, Encang Zaenal Muarif, menyampaikan bahwa kompetisi tersebut menjadi ajang seleksi untuk menentukan wakil Kota Banjar di tingkat provinsi dan nasional.
“Alhamdulillah turnamen telah selesai dan menghasilkan juara. Juara pertama nantinya akan mewakili Kota Banjar pada Pekan Olahraga, Seni, dan Pembelajaran (Porsenijar) tingkat Provinsi Jawa Barat yang digelar 14 September 2025, serta tingkat nasional pada November mendatang bertepatan dengan HUT Guru ke-80,” ujarnya melalui pesan WhatsApp.
Adapun daftar juara Turnamen Catur PGRI Kota Banjar 2025 adalah sebagai berikut:
-
Juara 1: Aa Dadang Hambali, S.Pd. (Guru SMKN 2 Banjar)
-
Juara 2: Deni Supriatna, S.Pd. (Guru SDN 1 Situbatu)
-
Juara 3: Ii Zaenudin, S.Pd. (Guru SMPN 5 Banjar)
Encang menambahkan, seluruh dukungan moril maupun materil bagi atlet yang akan bertanding di tingkat provinsi hingga nasional akan sepenuhnya ditanggung PGRI Kota Banjar. Ia pun berharap perwakilan Banjar mampu meraih prestasi terbaik.
“Semoga wakil dari Kota Banjar bisa menorehkan juara di tingkat provinsi dan membawa nama Jawa Barat di level nasional,” imbuhnya.
Sementara itu, juara pertama turnamen, Aa Dadang Hambali, mengaku siap mengerahkan kemampuan terbaiknya saat berlaga di tingkat provinsi. Ia pun meminta dukungan dari seluruh pihak.
“Mudah-mudahan saya bisa membawa nama baik Kota Banjar. Insya Allah, dalam tiga minggu ke depan saya akan fokus memperbanyak latih tanding, baik secara offline bersama pecatur Banjar di ACC (Abret Chess Club), maupun secara online di platform seperti lichess.com dan chess.com,” ungkapnya.
Menurutnya, latihan intensif khususnya pada strategi end game akan menjadi kunci dalam menghadapi lawan-lawan tangguh di ajang Porsenijar Jawa Barat mendatang. (Ucup)






