Pihak berwenang mengungkapkan bahwa penemuan ini diduga terkait dengan barang bukti diduga milik Purnawirawan TNI yang sengaja dikubur untuk menghilangkan jejak.
Sementara itu, Tim Pemeliharaan Peralatan Tasikmalaya, Bintara Pelatih (Batih) Peltu. Apria Hendra yang datang ke Koramil Banjar membenarkan bahwa granat yang ditemukan dalam kondisi masih aktif.
“Setelah di cek semuanya ada 13 butir peluru dengan kaliber 9 mm berjumlah 12 butir, dan satu butir peluru berkaliber 7,2 mm, serta magazen dan satu buah granat jenis nanas walaupun sudah lama akan tetapi granat tersebut masih aktif,” terangnya.
Apria Hendra menambahkan, bahwa pihaknya akan menindaklanjuti penemuan ini secara lebih lanjut. Langkah-langkah lanjutan akan segera dilakukan untuk memastikan keamanan dan keselamatan masyarakat sekitar.
“Kami hanya menindaklanjuti laporan dan memastikan penemuan itu benar adanya sekaligus untuk memastikan keselamatan masyarakat,” tegasnya.
Selanjutnya benda-benda yang ditemukan langsung dibawa Tim Pal Tasikmalaya dan akan diserahkan ke Paldam III/Siliwangi Bandung untuk diamankan dan menghindari hal-hal yang tidak di inginkan. (Johan)






