BANJAR, JurnalMedia — Pimpinan Cabang Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU) Kota Banjar resmi dilantik untuk masa khidmat 2025–2027 dalam sebuah acara yang berlangsung khidmat dan penuh semangat kebersamaan, Minggu (14/12/2025). Pelantikan tersebut mengusung tema “Revitalisasi Pelajar NU yang Progresif, Inovatif, dan Dedikatif dalam Membangun Peradaban.”
Kegiatan ini dihadiri Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana, jajaran pengurus Nahdlatul Ulama, tokoh pemuda, tokoh masyarakat, serta pelajar NU dari berbagai wilayah di Kota Banjar. Hadir pula Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kota Banjar Sutopo, perwakilan Polres Banjar, serta Danramil Langensari yang diwakili.
Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Banjar H. Supriana mengapresiasi peran strategis IPNU sebagai organisasi pelajar yang memiliki kontribusi besar dalam membentuk karakter generasi muda. Menurutnya, IPNU berperan penting dalam menanamkan nilai keislaman, kebangsaan, serta membangun daya saing pelajar di tengah tantangan zaman.
Ia berharap kepengurusan IPNU yang baru dapat menjadi motor penggerak pelajar NU agar semakin aktif, kreatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan daerah.
“Pelajar NU harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman tanpa meninggalkan nilai-nilai keislaman dan kebangsaan. Tema pelantikan ini sangat relevan untuk menjawab tantangan generasi muda ke depan,” ujar Supriana.
Sementara itu, Ketua IPNU Kota Banjar terlantik, Roufurohim, menegaskan komitmennya untuk menjalankan roda organisasi secara profesional, solid, dan berkelanjutan. Ia menyampaikan bahwa IPNU akan fokus pada penguatan kaderisasi, peningkatan kapasitas pelajar, serta pengembangan inovasi di bidang pendidikan, sosial, dan keagamaan.
“Kami siap menjadikan IPNU sebagai wadah pembinaan pelajar NU yang responsif terhadap perkembangan zaman, namun tetap berpegang teguh pada nilai-nilai Ahlussunnah wal Jamaah,” kata Roufurohim.
Pelantikan ini diharapkan menjadi momentum kebangkitan IPNU Kota Banjar dalam mencetak pelajar NU yang progresif, inovatif, dan dedikatif, serta mampu berperan aktif dalam membangun peradaban yang berlandaskan nilai keislaman dan semangat kebangsaan. (Ucup)






