Berita

Krisis Air, 488 Sumur Warga di Ciamis Kering Akibat Kemarau Panjang

322
×

Krisis Air, 488 Sumur Warga di Ciamis Kering Akibat Kemarau Panjang

Sebarkan artikel ini

CIAMIS, JURNALMEDIA.ID – Kemarau panjang yang berkepanjangan telah melanda Desa Ciparay, Kecamatan Cidolog, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, selama hampir 3 bulan. Dampaknya sangat dirasakan oleh warga setempat, di mana 488 sumur mereka mengering.

Dalam situasi seperti ini, warga terpaksa mengandalkan bantuan air bersih dari pihak terkait, sementara sebagian lainnya bahkan nekat menggunakan air sungai Cise’el untuk kebutuhan Mandi Cuci dan Kakus (MCK).

Scrool to Continue
Scrool to Continue

Kepala Desa Ciparay, Usep Hidayat, mengungkapkan, sudah masuk bulan ketiga warganuya kesulitan air bersih, terdapat 6 Dusun di Desa Ciparay yang butuh bantuan air.

“Kondisi ini semakin memprihatinkan karena musim kemarau yang panjang ini telah membuat 6 dari 7 dusun di Desa Ciparay mengalami kekeringan. Dusun-dusun yang terdampak meliputi Karanganyar, Karang Jetak, Pabuaran, Tambaksari, Ciparay, dan dusun Beuti. Akibatnya, sebagian warga harus merogoh kocek lebih dalam untuk membeli air kemasan demi memenuhi kebutuhan minum dan memasak,” ujarnya kepada jurnalmedia.id, Senin 11 September 2023.

BACA JUGA :   Cara Mendapatkan Uang dari Vidio.com: Tips dan Trik yang Efektif

Menurut Usep, Pemerintah Kabupaten Ciamis merespons keluhan warga dengan mengirimkan bantuan air bersih. Pekan lalu, 5 truk tangki air dikirimkan ke Desa Ciparay. Namun, warga berharap agar pasokan air bersih dari Polres Ciamis, Kodim 0613, PDAM Tirta Galuh, dan BPBD dapat dilakukan secara rutin mengingat kebutuhan air merupakan hal yang sangat vital setiap hari.

“Kami berharap bantuan air bersih ini bisa rutin dilakukan karena semakin hari sumur semakin kering, meski ada air tersisa, tidak bisa digunakan karena tidak layak konsumsi. Situasi ini telah mengganggu kehidupan sehari-hari warga dan mengharuskan mereka bergantung pada bantuan eksternal,” tuturnya.

Selain sumur yang mengering, kata dia, kolam ikan milik warga juga terdampak. Akibatnya, peternak ikan mengalami kerugian mencapai jutaan rupiah. Pemerintah Desa Ciparay berharap pihak terkait bisa memusatkan perhatian pada pemboran sumur dan membangun MCK umum agar di musim kemarau berikutnya, warga tidak akan menghadapi kesulitan serupa.

BACA JUGA :   Kasum TNI Hadiri Apel Siaga Bawaslu di Silang Monas Jakarta Pusat

“. Kekeringan sumur, kesulitan mendapatkan air minum, dan kerugian ekonomi merupakan tantangan besar yang dihadapi oleh warga setempat,” pungkasnya.

Penulis: Alamsyah/Boma